Ibadah dan maknanya dalam kehidupan Manusia
Manusia adalah satu-satunya makhluk di muka bumi yang mengenal istilah menyembah/beribadah kepada Tuhan. dalam pandangan iman Kristen itu karena manusia diciptakan seturut dan segambar dengan Tuhan (Pencipta), manusia dijadikan wakil Tuhan di dunia untuk mengelola dan berkuasa atas ciptaan yang lain. Dalam masyarakat kita khususnya di Indonesia, memiliki suatu keunikan yang sangat indah, ditengah-tengah masyarakat yang majemuk secara kultur dan Agama, namun tetap bersatu oleh karena bahasa Indonesia yang menjadi bahasa persatuan masyarakat.
Bahasa yang mempersatukan itu juga sangat tampak pada penggunaan kata "ibadah" atau lebih dikenal dengan "Sembahyang" yang digunakan secara bersamaan untuk merujuk pada suatu aktivitas penyembahan Kepada yang Maha Kuasa.
Dalam kehidupan Kristen pun tidak lepas dari keberagaman itu, sehingga dalam Alkitab ada banyak sekali kata atau aktivitas yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi "ibadah"
Secara khusus, Ibadah dalam kekristenan (1) merupakan suatu bentuk kerinduan Manusia untuk menyembah dan melayani Allah. suatu bentuk penyerahan penuh kepada Allah, di mana manusia memaknai seluruh hidupnya dan tujuan hidupnya menyembah dan memandang kepada Allah. (2) merupakan suatu tanda Allah menyertai umat-Nya, Allah berada ditengah-tengah umat-Nya ( Keluaran 3:12). (3) merupakan tanda Allah telah menyelamatkan umat-Nya, sehingga mampu untuk datang dan bersembah sujud kepada Allah. manusia yang berdosa telah menerima penebusan, pembenaran (di dalam Kristus) dan akhirnya manusia yang berdosa telah dikuduskan dan dibenarkan oleh karena Kristus telah melakukan suatu pengorbanan diri-Nya bagi umat-Nya.
setiap orang yang telah menerima penebusan, pembenaran dan pengudusan di dalam Kristus, di mampu kan bahkan untuk mempersembahkan hidupnya yang telah di baharui di dalam Kristus. ada suatu kerinduan yang mendalam dalam diri manusia yang menerima karya keselamatan itu, yaitu kerinduan untuk "beribadah" kepada Allah.
ibadah yang dilakukan dengan penuh kerinduan dan kesadaran bahwa Allah telah melakukan dan memampukannya untuk datang dan mempersembahkan hidupnya kepada Allah, itulah yang Alkitab nyatakan sebagai "ibadah yang sejati".
ibadah sejati adalah ibadah yang dilakukan seluruh umat Allah sekarang dan nanti ketika hari kedatangan Anak manusia yang kedua kali (Wahyu 22:3).
Komentar
Posting Komentar
silahkan memberikan masukan dan saran yang membangun serta kritik yang tujuannya untuk memperlengkapi dan memperbaiki.